Macam-Macam Lisensi Produk Digital Indonesia VS Luar Negeri

Lisensi produk digital Indonesia dan luar negeri

Produk digital mulai banyak dilirik oleh pebisnis karena hanya memerlukan 1 kali pengadaan saja, baik produksi maupun pembelian. Jenis produk ini lebih mudah deliverynya dan tentu saja potensi marginnya sangat besar.

Jika kita ingin berbisnis produk digital, ada baiknya kita mempelajari macam-macam lisensi produk digital tersebut. Berikut ini adalah macam-macam lisensi produk digital yang populer di Indonesia.

Lisensi Produk Digital di Indonesia

Lisensi Personal

Lisensi personal memberikan haka kepada anda untuk menggunakan produk atau service untuk kebutuhan pribadi.

Lisensi Developer/Commercial

Lisensi developer/commercial memberikan anda hak untuk menggunakan produk atau service untuk menjual jasa kepada klien. Dengan catatan, klien anda tidak mendapatkan produk tersebut, tetapi hasil akhir dari produk tersebut. Contohnya pada template desain, yang diberikan ke klien adalah file gambar yang telah jadi (jpg, png) bukan file mentah dari template tersebut.

Lisensi Agency

Lisensi ini memberikan anda hak untuk menjual kembali produk secara satuan. Biasanya lisensi ini digunakan untuk plugin wordpress yang dijual dengan jumlah lisensi banyak, dan anda diijinkan untuk menjual jasa instal ke klien atau pembeli anda.

Lisensi PLR (Private Label Right)

Lisensi PLR atau Private Label Right memberikan hak kepada pembelinya untuk mangganti brand, mengklaim sebagai produknya dan menjualnya kembali kepada end user dengan lisensi developer maupun personal (aturan tetap mengacu pada atauran vendor).

Lisensi MRR (Master Resell Right)

Lisensi MRR atau Master Resell Right satu tingkat di atas lisensi PLR. Jadi dengan lisensi ini anda punya hak untuk mengganti brand dan mengklaim produk tersebut sebagai produk anda. Pemilik lisensi MRR memiliki haka untuk menjual kembali dengan lisensi PLR, Developer, maupun personal.

Lisensi Whitelabel

Lisensi ini satu tingkat di atas MRR. Jadi dengan lisensi ini anda punya hak untuk mengganti brand dan mengklaim produk tersebut sebagai produk anda. Pemilik lisensi Whitelabel memiliki haka untuk menjual kembali dengan lisensi MRR, PLR, Developer maupun personal.

Lisensi Produk Digital di Luar Negeri

Lisensi yang beredar di luar negeri memiliki beberapa perbedaan dengan yang biasa dijumpai di Indonesia. Khususnya pada jenis lisensi PLR dan MRR yang sering diselisihkan oleh para pebisnis produk digital.

Lisensi RR (Resell Right)

Di Indonesia jarang ditemukan lisensi ini, lisensi ini memungkinkan pemiliknya menjual produk kembali secara utuh. Akan tetapi lisensi ini tidak mengijinkan untuk mengganti brand dan melakukan klaim hak milik.

Lisensi MRR (Master Resell Right)

Perbedaannya dengan yang beredar di Indonesia, dengan lisensi ini memberikan hak kepada pemiliknya untuk menjual “hak jual kembali” produk tersebut dengan lisensi RR. Sama seperti RR, pemilik lisensi MRR tidak diperbolehkan mengganti nama, brand dan klaim hak milik.

Lisensi PLR (Private Label Right)

Di Luar Negeri lisensi PLR dan MRR mempunyai tingkatan yang hampir sama dan bisa untuk jual “hak jual”. Perbedaan mendasarnya adalah pada lisensi PLR kita boleh mengganti nama, brand dan kalim kepemilikan.

Lisensi Whitelabel

Lisensi ini biasanya digunakan untuk produk berupa aplikasi webbased. Dengan lisensi ini, kita bisa mengganti logo, brand, nama dan domain. Dan tentu saja kita bisa klaim sebagai produk kita.

Itulah beberapa lisensi yang memiliki perbedaan dengan yang beredar di Indonesia atau lebih tepatnya yang diproduksi oleh creator Indonesia. Tentu saja di luar negeri juga ada lisensi personal dan developer, penjelasannya pun sama. Jadi tidak perlu saya jelaskan ulang.

Jika anda mencari produk digital dengan berbagai lisensi, anda bisa buka website¬†kliklaman.com. Di website tersebut tersedia berbagai produk digital dengan lisensi “jual kembali”.

Semoga informasi ini bisa menjadi referensi bagi anda yang membaca artikel ini. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *